Percaya Diri, baik ato gak yah?

29 05 2009

Awalnya gw cukup yakin kalau kita bisa tampil Percaya Diri a.k.a PD itu adalah hal yang baik. Bahkan kalau mau dibilang, itu adalah sebuah keharusan kalau kita mau sukses. Tapi, belakangan ini (sudah cukup lama sih gw merasakana hal ini) tampaknya penggunaan kata PD itu sudah bergeser untuk juga menjelaskan suatu hal yang negatif yang lebih menggambarkan arti sombong, arogan, atau egois.

Yang semakin membuat gw jadi lebih bertanya-tanya lagi adalah saat gw mendapat review kalau gw perlu berhati-hati karena gw orang nya cukup PD. Karena katanya itu bisa membawa atau mengarah ke sesuatu yang bisa merugikan. Sebenerya gw ngerti sih, maksudnya jangan sampai kebablasan, tapi ada hal lain yang juga menggelitik pikiran gw. Kalau setiap orang yang tampil PD terus diingatkan untuk hati-hati, bukan kah itu jadinya nanti bisa membuat orang tersebut malah drop yah? Ibaratnya, kita melakukan sesuatu yang baik bukannya mendapatkan pujian malah peringatan.

Kalau melihat hal ini, jadinya serba salah karena begitu kita menjadi percaya diri, kita tetap akan mendapat kan teguran. Tapi kalau kita tidak bisa percaya diri, maka kita tidak akan bisa maju, karena kita jadinya tidak yakin akan produk dalam diri kita. Sementara begitu kita merasa PD, kita akan cepat-cepat memblok hal itu karena tidak mau kelihatan PD.

Dan kalau akhirnya kita sendiri menjadi ragu untuk mengekspresikan rasa percaya diri kita, gara-gara gak mau ditegur, lantas kalau akhirnya kita tidak maju jadinya salah siapa?

 

- AK -





PR di dunia maya

26 05 2009
Tampaknya emang dunia maya atau digital mulai benar-benar mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam kegitan PR. Belakangan ini semakin bnyak pihak yang melakukan kegiatan seminar atau workshop yang membicarakan tentang new media web 2.0. selain itu semakin banyak juga pihak yang melibatkan new media web 2.0 dalam membantu mencapai tujuan yang diinginkan. Bahkan yang paling baru saat ini, para calon presiden 2009 melakukan kampanye di facebook dan juga kegiatan kumpul-kumpul bersama para blogger.
 
Mas Wicak sedang "curhat" di PR & New Media Workshop

Mas Wicak sedang "curhat" di PR & New Media Workshop

Baru saja saya mengikuti salah satu workshop yang dilakukan di Intercon. Yang menarik dari workshop ini, salah satu pembicaranya adalah penulis blog ndoro kakung yang baru-baru ini juga meluncurkan bukunya, Mas Wicaksono. Sharing yang disampaikan oleh Mas Wicak cukup menghibur setelah sebelumnya harus mengikuti penjelasan tentang new media web 2.0 yang bisa dibilang kurang menarik.

Menurut Mas Wicak, memang di dunia blog masih terdapat banyak ketidakpastian sehingga memang setiap blogger harus sangat berhati-hati dan masyarakat akan menjadi penjaganya. Dalam kesempatan ini juga Mas Wicak sendiri mengatakan kalau perusahaan tidak perlu takut akan adanya black campaign yang dilakukan melalui blog, karena kontrol terhadap kebenarannya pun akan selalu terjadi.

Tidak semua blogger juga mengerti kalau setiap yang dituliskan mengandung konsekuensi hukum dan kode etik layaknya jurnalis media. Untuk itu sangat diperlukan adanya kesepakatan bersama dari semua blogger untuk membuat kode etik secara bersama-sama. Akan tetapi jangan sampai hal ini akhirnya menjadi hambatan bagi blogger untuk mengekspresikan dirinya melalui tulisannya. Sebagai contoh, bila seorang blogger tidak senang terhadap sebuah produk, sebaiknya tulisan yang dimuat dalam blognya tidak hanya berisi celaan semata tetapi juga saran-saran yang membangun.

Bila sebuah perusahaan ingin melakukan kegiatan yang berhubungan dengan blogger, sangat gampang! cukup hubungi salah satu blogger besar dalam komunitas yang menjadi targetnya. terdapat banyak sekali komunitas blogger di dunia digital, perusahaan tinggal memilih komunitas mana yang sesuai dengan target marketnya.

Tips dari Mas Wicak tentang Blogger adalah blogger sangat senang diajak ngobrol, foto-foto, dan jalan-jalan. Rata-rata bloggers itu “narsis”.

 

- AK -